Takwil dalam Pandangan Mulla Sadra
(ندگان)پدیدآور
Nur, Muhammad
نوع مدرک
TextOriginal Article
زبان مدرک
Englishچکیده
Tulisan ini mencoba menjelaskan tentang takwil dalam pandangan Mulla Sadra. Beberapa persoalan akan dibahas, di antaranya : Apakah yang di maksud dengan takwil? Apakah takwil berbeda dengan tafsir ? Apakah menakwil berarti memahami teks bertentangan dengan makna lahiriyahnya? Mengapa kita membutuhkan takwil? Tidakkah cukup dengan tafsir saja ? Bagaimana bentuk proses penakwilan yang mungkin dilakukan? Tulisan ini juga akan memaparkan tiga persoalan penting dalam takwil: Pertama, tentang definisi takwil dalam pandangan Sadra; kedua, mengenai fondasi takwil. Ketiga, mengenai dua metode yang mungkin digunakan dalam takwil. Dalam pandangan Sadra, takwil tidak bertentangan dengan lahir ayat, namun melengkapi dan penyempurnakan makna lahir tersebut. Takwil dibutuhkan karena teks-teks syariah (al-Qur‟an dan hadis) memiliki tingkatan-tingkatan. Dalam proses takwil, ada dua metode penting yang mungkin digunakan, yaitu metode sufistik dan metode teknik pemaknaan lahir-batin.
کلید واژگان
takwiltafsir
lahir
batin
teks-teks syariah (al-Qur‟an dan hadis)
tingkatan-tingkatan
ruh makna
شماره نشریه
2تاریخ نشر
2012-12-011391-09-11
ناشر
Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadraسازمان پدید آورنده
Islamic College for Advanced Studies (ICAS)شاپا
2442-54512407-1056



