Suhrawardi's Ontology: From "Essence-Existence" to "Light"
(ندگان)پدیدآور
Widigdo, Mohammad
نوع مدرک
TextOriginal Article
زبان مدرک
Englishچکیده
Pemilahan antara esensi (mahiyyah) dan eksistensi (wujud) telah menjadi persoalan yang cukup menyita perhatian para filsuf, paling tidak sejak al-Farabi dan ibn Sina. Pemilahan tersebut menjadi starting point dalam mereinterpretasi realitas hakiki, mana yang objektif dan yang hanya subjektif, serta masalah fundamentalitas antara eksistensi dan esensi dalam ranah ontologi dan epistemologi yang sebelumnya tidak tereksplorasi secara spesifik. Suhrawardi termasuk salah seorang filsuf Muslim yang mencoba memberikan interpretasi berbeda dan kritik terhadap filsuf sebelumnya (khususnya Ibn Sina) dalam masalah pemilahan tersebut. Walaupun ia mengamini ibn Sina dalam hal adanya pemilahan antara eksistensi dan esensi, namun ia memiliki pandangan sendiri dalam menyimpulkan bahwa realitas hakiki (objektif) melampaui eksistensi dan esensi. Ia merumuskan gagasannya tersebut dalam teori tentang cahaya. Tulisan ini mencoba untuk mengetengahkan pandangan Suhrawardi tentang realitas hakiki yang ia uraikan dalam teori cahaya. Selanjutnya dibahas pula disini kritik yang dilontarkan oleh filsafat Sadrian terhadapnya dan jawaban para penganut filsafat Suhrawardian terhadap kritik tersebut.
کلید واژگان
EsensiQuiditas (mahiyyah)
Eksistensi (wujud)
Fundamentalitas/Primasi
Konsep Mental (respektivalitas)
شماره نشریه
2تاریخ نشر
2014-12-011393-09-10
ناشر
Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadraسازمان پدید آورنده
PhD Candidate at Department of Religious Studies Indiana University-Bloomington, USAشاپا
2442-54512407-1056



