Science Of The Self As Depicted In The Story of The Snake-Catcher: Rumi's Mathnawi In Context
(ندگان)پدیدآور
Zekrgoo, AmirTajer, Leyla
نوع مدرک
TextOriginal Article
زبان مدرک
Englishچکیده
Persoalan diri menjadi isu yang sangat sentral dalam tradisi mistisisme, tidak terkecuali bagi Jalaluddin Rūmī (d.1207). Melalui Matsnawī, Rūmī menggunakan metafora untuk menunjukkan lapisan diri manusia. Ia berkomunikasi melalui kisahkisah dengan potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai bentuk seni visual dan pertunjukan. Melalui imajinasi kreatifnya, dan menggunakan unsur-unsur dari literatur mistik Persia, Rūmī menyajikan pesan dalam bentuk yang menarik dan nyata yang dapat diamati dalam kehidupan sehari-hari, bahwa rangkaian simbolsimbol tersebut merepresentasikan diri manusia. Melalui metafora dan simbol, Ia menggambarkan berbagai wajah nafs (diri) dan menghubungkan setiap wajah dengan hewan. “Kisah Penangkap Ular" adalah tampilan artistik yang sangat baik mengenai pertempuran manusia dengan diri hewaninya. Metafora dan Simbol menawarkan subjek keagamaan yang kompleks yang mudah dicerna dengan cara yang dapat divisualisasikan dan dimainkan.
کلید واژگان
RūmīIlmu Jiwa
Matsnawī
simbolisme ular
ekspresi artistik
شماره نشریه
1تاریخ نشر
2016-06-011395-03-12
ناشر
Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadraسازمان پدید آورنده
Professor of Islamic & Oriental Arts International Islamic University Malaysia (IIUM)University Islam Malaysia
شاپا
2442-54512407-1056



